| nief | Date: Tuesday, 01-May-2012, 10:16 | Message # 1 |
 Private
Group: Administrators
Messages: 6
Status: Offline
| Kompas.com - Sampai saat ini masyarakat belum menyadari peluang yang disediakan oleh pendidikan vokasional atau diploma. Padahal, kebutuhan dunia industri terhadap lulusan diploma tergolong tinggi.
Direktur Direktorat Administrasi Akademik Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, Budi Prasetyo Widyobroto, mengungkapkan program diploma masih dipandang sebelah mata oleh banyak orang. Hal itu bisa dilihat dari masih banyaknya lulusan sekolah menengah kejuruan (SMK) yang memilih melanjutkan studi ke jenjang sarjana.
"Data Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) jalur undangan tahun ini menunjukkan masih banyak siswa SMK yang ikut mendaftar. Lebih dari 70 persen siswa SMK yang mendaftar ke jenjang strata satu atau sarjana," katanya di Yogyakarta (23/4).
Padahal, menurut Budi, jalur sarjana sebenarnya kurang sesuai untuk studi lanjutan siswa SMK yang memang dipersiapkan sebagai tenaga ahli. Ia menyebutkan jenjang S1 lebih cocok bagi siswa yang memiliki kemampuan akademik menonjol. Sebaliknya, pendidikan vokasi dipersiapkan untuk mendidik siswa dengan keunggulan pada kemampuan motorik.
"Siswa SMK yang memang sudah dibekali dengan keterampilan dan memiliki keunggulan motorik akan lebih siap dan tepat melanjutkan pendidikan ke sekolah vokasi atau diploma," katanya. Dengan mengambil jenis pendidikan yang sesuai, menurut dia, para peserta didik diharapkan bisa menyerap pendidikan dengan lebih baik. Selain itu, juga diharapkan akan mendapatkan jenjang karir yang lebih terarah. So, TETAP SEMANGAT YAH..!!
Sumber : klik disini
|
| |
|
|